Menjadi Kristen kantung anggur baru
Allah yang kita layani adalah Allah dari permulaan yang baru. Dia adalah Allah yang membawa perubahan-perubahan didalam hidup kita. Namun untuk mengalami dan menikmati hal-hal yang baru dari Tuhan, kita perlu beradaptasi terhadap perubahan- perubahan yang sedang terjadi.
Dalam kalender Tuhan, saat ini kita sedang berada di tahun Ayin Vav, di bulan Iyar. Sementara kita menikmati berkat-berkat yang Tuhan siapkan di bulan Iyar, kita perlu mempelajari, mengamati serta mempersiapkan diri untuk memasuki rosh khodes berikutnya. Setiap bulan Tuhan mempersiapkan berkat-berkat khusus, supaya kita bersemangat dan bergelora mengikuti Tuhan. Dia tidak mengijinkan kita parkir di salah satu bulan-bulan tersebut.
Rasul Petrus berkata di 1 Petrus 5:8: berjaga-jagalah ! Karena Tuhan sedang bersiap-siap untuk melakukan sesuatu yang baru bagi gereja-Nya. Kita akan menuju akhir dari siklus Tuhan. Kita sedang berada di akhir jaman. Ini adalah masa dimana Gereja mempersiapkan diri untuk pengangkatan. Mengapa kita perlu mempelajari kalendernya Tuhan? Karena gereja harus mempersiapkan diri untuk repture - untuk diangkat oleh Tuhan. Kita ada di musim dispensasi oleh Roh Kudus, karena dibutuhkan Roh Kudus untuk membawa kita pada pertobatan. Sebab itu mari, jangan lecehkan anugerah Tuhan. Jangan kita anggap remeh hal ini. Perhatikan pertobatanmu. Setan dengan geram memburu orang-orang percaya untuk membatalkan dan mengaborsi rencana Tuhan bagi gerejaNya. Dunia saat ini sedang berubah. Masalah- masalah yang dihadapi dunia harus menjadi kesempatan besar bagi kita - orang-orang percaya yang dipimpin Roh Kudus.
Tapi bagi orang Kristen kedagingan, apa yang mengerikan bagi dunia sama mengerikannya bagi mereka. Jadilah Tzaddik – artinya hidup dalam posisi benar dihadapan Tuhan, hidup lurus dihadapan Tuhan. Hiduplah dipimpin Roh Kudus, maka Anda akan melihat wilayah dimana Anda tinggal akan dipenuhi kemulian Allah, tempat dimana Anda bekerja akan dipenuhi dengan hadirat Allah, demikian juga kampus-kampus, sekolah-sekolah akan merasakan kehadiran Tuhan.
Tuhan kita selalu bergerak, karena Roh Kudus itu seperti angin, Roh Kudus adalah Hei. Kita tidak tahu darimana datangnya dan kemana perginya angin. Setelah Anda lahir baru, dipenuhi Roh Kudus itu bukan segala-galanya, Anda baru ada di “pintu” dan harus masuk dan berjalan dipimpin oleh Tuhan yang tidak bisa diprediksi (Yohanes 3:7-8).
Musa adalah seorang yang fleksibel, hatinya lentur, bisa direntangkan, tidak menolak perubahan yang sedang Tuhan kerjakan didalam hidupnya. Berbeda dengan Firaun yang tidak tahu Allah semesta alam yang sedang menunjukkan kekuasaan-Nya dihadapannya. Firaun menolak berubah karena dia memiliki perspektif bahwa orang Israel adalah budak-budak yang dipekerjakan untuk membangun impiannya semata. Sementara di mata Tuhan, mereka adalah pembangun suatu bangsa bahkan suatu bangsa prototype, sebagai contoh bagi semua bangsa-bangsa lain sebagaimana yang Tuhan janjikan kepada Abraham. Hingga akhirnya Tuhan menghancurkan Firaun. Tuhan memulai suatu sejarah baru dengan bangsa Israel. Apabila Anda tetap mengeraskan hati, tegar tengkuk, menolak untuk berubah, berlambat-lambat, menunda segala-galanya, hanya menjadi penonton dan penganalisa kegerakan Tuhan, Anda akan berakhir seperti Firaun. Jika Anda mau menikmati berkat Tuhan, Anda harus hidup seperti Musa, jika tidak Anda akan dihancurkan oleh kekerasan hati Anda yang menolak untuk berubah.

Tuhan sedang mengajar kita mengenai kondisi hati, dan mengenai Roh Kudus. Jadi kalau kita mau dipenuhi Roh Allah, kita harus memiliki hati yang lembut, yang lentur, yang masih fleksibel untuk direntangkan. Setelah kita menerima Yesus, Allah mengambil hati kita yang keras dan memberikan kita hati yang baru. Dia berikan roh yang baru supaya Roh Kudus bisa berdiam didalam kita dan memimpin hidup kita. Untuk bisa dipimpin Roh Kudus kita harus jadi seperti anak kecil yang polos, bergairah, aktif, dan menyukai hal-hal yang baru. Tuhan senang melakukan hal yang baru, Dia membuka jalan yang baru. (Yesaya 43:18-19).

Jika Anda tidak punya sikap seorang anak, Anda akan meleset, tidak bisa melihat Roh Kudus bekerja. Begitu Anda menerima Yesus selalu ada yang baru yang disiapkan Allah. Karena itu perubahan pikiran sangat penting (Ibrani 10:19-20). Jika Anda tidak bisa berubah dimusim-musim ini, itu indikator Anda masih memakai pola pikir kantong anggur yang lama. Bila hatimu dipenuhi kepahitan, tersinggung, tidak mau mengampuni, kemarahan yang sudah merasuk dalam, balas dendam, ini membuat Anda tidak bisa mendengar suara Tuhan. Saat kita tidak mendengar suara Tuhan, iman tidak timbul. Sementara Tuhan berfirman hanya orang yang hidup dengan iman yang bisa bejalan dalam kebenaran. Apa yang membenarkan Anda adalah imanmu pada Anak Domba Allah.

Ada orang tidak mau berubah karena hatinya terluka. Cara menyembuhklan luka masa lalu adalah jangan ingat-ingat lagi masa lalu, jangan usik masa lalu, sekalipun dengan cara bercanda. Tetapi ingatlah Firman Tuhan, hiduplah berdasarkan prinsip Firman Tuhan. Jangan lagi kata-kata yang tidak benar itu tinggal di hati kita, hati kita harus dipenuhi dengan firman. Yesaya 43:18-19 berkata: ... belumkah kamu mengetahuinya Aku buka jalan yang baru, Aku punya anggur yang baru, Aku akan buat kamu kantong yang baru supaya pada saat kamu sadar Aku melakukan perkara yang baru, waktu kamu peluk itu, kamu bisa berjalan dijalan yang baru itu. Lupakan perbudakan, lupakan pukulan-pukulan yang kamu alami di Mesir, lihat Aku buka jalan hanya untukmu, jalan yang baru di padang gurun, di kiri kanan ada sungai. Aku akan buat padang gurunmu menjadi hutan yang rimbun. Tuhan senang memulai yang baru. Dia mengundang Anda untuk memulai hidup baru, dan ini semua tergantung pada kita apakah mau menerima apa yang sudah Tuhan buat. Firman Tuhan berkata: tujuh kali orang benar jatuh, dia selalu bangun lagi karena Tuhan punya “tombol reset”. Dengan ‘tombol reset” kita bisa memulai hal yang baru. Apakah Anda siap memulai yang baru bersama Allah hari ini? Jalan yang baru, hidup yang baru, memasuki rencana Tuhan yang baru. Selamat tinggal masa lalu, selamat datang masa depan. Masa depan kita akan menjadi lebih besar dari masa lalu.

https://www.facebook.com/notes/indri-gautama/menjadi-kristen-kantung-anggur-baru/10156931406825035
Tidak ada komentar:
Posting Komentar